[TEMA:
PERPISAHAN
Seuntai benang dalam
ujung pena
Mengukir seuntai mimpi
dalam duri
Dalam pekan penantian
harapan
Saat bunga mengunci Mimpi
Dalam
fatamorgana kehidupan
Seujung jalan dalam pandangan meraih genggaman kepalan-Mu
Solekan bibir-Mu menempelkan langkah pandangan duri
Kau menyimpan
bunga hati diantara ladang duri
Kau tarik dengan luka penyempit desakan hati
Fatamorgana memutuskan jemari perpisahan
Dalam kelabu rasa bibir-Mu
Angin menyulapkan derita mimpi-Ku
Karya: ismail
HARAPAN
Terbuai oleh Kenikmatan
Panorama Kehidupan
Melumpuhkan Kesadarang Angin Sepoi-sepoi
wahai Saudara-saudari Tercinta
Harapanku Terindah Bukanlah Kesedihan
Melainkan Pengendalian diri Menanti Rembulan
Perpisahan Bukanlah Akhir dan Ditangisi
tetapi, Harapan Penyatuan Perjumpaan Silaturhmi
Mengakhiri Patamorgana Perjumpaan
Lentera Kehidupan Bukan Menjadi Remot dalam Kehidupan
Menentukan Takdir dalam Imaajinasi
Jadilah Benang Merah yang Kuat
Untuk Cerminan Bangsa
Jadilah Hitler Bangsa
Sebagai Suri Tauladan, Menuju Satu Ti...tik...
JATI Diri
Gulungan kehidupan dalam misteri
dunia
Kesejukan dengan salju bara api
Binaran pandangan melonggarkan
denrit ilmu
Nasehat alam dengan putri malu
Ku hati yang beku mencairkan ilmu
gazali
Isi kehidupan membekukan cangkan
Tanpa membuka pisau jeruji kehidupan
Ku isi dengan linaran air pancuran
Tangga kehidupan dengan bungkusan
asap
Menjadikan cairan ilmu
Buah kesabaran ikhlas hati
Jati diri dibalik jati diri
Isi kehidupan
Dengan bekuan ilahi
~KETIKA...
Aku ingin hidup KAYA...
Aku lupa,
bahwa HIDUP adalah sebuah
KEKAYAAN.
~KETIKA...
Aku takut MEMBERI...
Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku
miliki adalah PEMBERIAN.
~KETIKA...
Aku ingin jadi yang TERKUAT...
Aku
lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN, Tuhan memberikan aku
KEKUATAN.
~KETIKA...
Aku takut RUGI...
Aku lupa,
bahwa
HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN,
karena AnugerahNYA.
Ternyata hidup ini sangat indah....
ketika kita
selalu BERSYUKUR kepadaNYA.
~BUKAN...
karena hari ini INDAH kita
BAHAGIA...
tetapi karena kita BAHAGIA...
hari ini menjadi INDAH.
~BUKAN...
karena tak ada RINTANGAN kita menjadi
OPTIMIS...
tetapi
karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN menjadi tak terasa.
~BUKAN...
karena
MUDAH kita YAKIN BISA...
tetapi karena kita YAKIN BISA...
semuanya
menjadi MUDAH.
~BUKAN...
karena semua BAIK kita TERSENYUM...
tetapi
karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang
MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang
membuat SULIT.
~BILA...
kita
tidak dapat menjadi jalan besar...
cukuplah menjadi jalan setapak yang
dapat dilalui orang.
~BILA...
kita tidak dapat menjadi matahari...
cukuplah menjadi lilin yang dapat menerangi
sekitar kita.
~BILA...
kita
tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang...
cukuplah berdoa
untuknya.
~KETIKA...
Aku ingin hidup KAYA...
Aku lupa,
bahwa HIDUP adalah sebuah
KEKAYAAN.
~KETIKA...
Aku takut MEMBERI...
Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku
miliki adalah PEMBERIAN.
~KETIKA...
Aku ingin jadi yang TERKUAT...
Aku
lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN, Tuhan memberikan aku
KEKUATAN.
~KETIKA...
Aku takut RUGI...
Aku lupa,
bahwa
HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN,
karena AnugerahNYA.
Ternyata hidup ini sangat indah....
ketika kita
selalu BERSYUKUR kepadaNYA.
~BUKAN...
karena hari ini INDAH kita
BAHAGIA...
tetapi karena kita BAHAGIA...
hari ini menjadi INDAH.
~BUKAN...
karena tak ada RINTANGAN kita menjadi
OPTIMIS...
tetapi
karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN menjadi tak terasa.
~BUKAN...
karena
MUDAH kita YAKIN BISA...
tetapi karena kita YAKIN BISA...
semuanya
menjadi MUDAH.
~BUKAN...
karena semua BAIK kita TERSENYUM...
tetapi
karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang
MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang
membuat SULIT.
~BILA...
kita
tidak dapat menjadi jalan besar...
cukuplah menjadi jalan setapak yang
dapat dilalui orang.
~BILA...
kita tidak dapat menjadi matahari...
cukuplah menjadi lilin yang dapat menerangi
sekitar kita.
~BILA...
kita
tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang...
cukuplah berdoa
untuknya.
Comments
Post a Comment